[REVIEW] Bio Hair Tonik Rambut

 

Hampir sebulan ya ga pernah review dan setelah balik dari kampung halaman (bapak) akhirnya bisa nulis-nulis lagi, kangeeen banget! Habisnya di sana internetnya lelet (padahal nyolong dari bocoran hotspot cafe hahaha) kalau mau kencengan dikit musti main ke alun-alun which is keluar ongkos transport lagi kan sayang (maklum rumahnya sering ditinggal jadi keluar ongkos makan lagi. Berasa ngekos di 2 tempat ga sih?). Any way daripada pusing mikirin jaringan internet, kita bahas lagi dah apa-apa aja hasil rampokan dari sana. Maklum ya walau udah bawa alat perang makeup teteup aja ada yang berasa kurang (palagi saya baru dapat duit THR H-2 huiks T_T ), walau rame tetep aja dijabanin.

Kali ini saya mau bahas hair tonic (sebenarnya banyak hasil simpenan makeup/skincare yang dibahas, nanti saya posting satu-satu ya…nyicil ceritanya). Saya beli ini berdasarkan hasil review blogger lain yang merasa nasib rambutnya sama kayak saya, RONTOK. Ya semenjak pakai hijab, saya ga menyangka bakal dapat faktor menjengkelkan sekaligus nyusahin ini. Selain saya ga mempersiapkan dengan baik dalam berhijab seperti pakaian (ortu emang nyuruh tapi ga modalin anaknya buat punya pakaian panjang). Walau setiap kali panjang langsung potong rambut, hasilnya tetep sia-sia. Bahkan ketika mahasiswa keadaannya lebih parah. Dulu sih aman-aman berenang, mungkin karena saya berenang di pemandian air panas, kaporit serta panasnya air menyebabkan rambut saya kasar seperti sapu ijuk. Seketika saya stres bukan kepalang. Segala yang berbau anti-hair fall saya beli (shampoo, hair vitamin, kondisioner, hair tonic, dll.) tapi ga ada satupun yang merasa berkurang tingkat kerontokannya. Jadi stelah membaca review ini saya rasa ga ada salahnya mencoba.

 

Rata-rata hair tonic yang pernah saya pakai emang produk lokal mulai dari Neriel, Rudy Hadisuwarno, Natur, dan ini yang terbaru yang saya coba. Yang membedakan adalah ini produk organik atau natural. Baunya herbal jadi ga heran dah, ada yang bilang kayak jamu (oh iya saya beli yang wangi floral, ga tau apakah yang original baunya sama). Packagingnya cukup besar, warnanya kecoklatan seperti rebusan air daun sirih. Botolnya plastik (agak ringkih menurut saya), disini letak ketidak praktisannya. Mereka menggunakan corong kerucut pada penutupnya tetapi saat dicoba tidak keluar cairannya. Ternyata ada tutup sumbat yang terbuat dari gabus didalamnya saat dibuka dan diputar. Belum cukup sampai disitu, tutup kerucutnya pun disumbat pakai lilin jadi harus dilubangi manual seperti jarum agar lilinnya tergerus. Ya walaupun jadinya bagus, saat dituang cairan tidak kemana-mana.

Hasilnya bagaimana? Sudah sebulanan pakai dengan frekuensi pemakaian yang cukup banyak (saya baca ada yang pakai sehari 3 kali jadi dicoba, walau pass juga karena lupa) tapi belum ada perubahan signifikan. Perubahan hanya rambut bertambah panjang beberapa sentimeter, selebihnya masih RONTOK saudara-saudara. Kesimpulan? Not repurchase, selain karena mahal juga belum bisa mengurangi kerontokan rambut saya (yang tingkat parah ini, apa saya harus habisin rambut saya aka botakin rambut saya supaya sehat dan kembali normal seperti masa-masa kejayaan saya dulu? Pas jaman anak-anak maksudnya). Terlebih botolnya agak mengganggu, mungkin kalau kesenggol dikit dan lupa tutup kembali pakai sumbat saya jamin bakal bleber kemana-mana.

 

Packaging: 2/5

Contain/useful: 3/5

Price: $$

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s